0
Tahun Beroperasi
0
Kelas Komunikasi
0
Kelas Dewasa
0
Alumni

I-AM-JAGO ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dalam belajar berkomunikasi. Sehingga kami menerapkan metode kelas active learning, dengan hasil pembelajaran yang aplikatif.

“You dont have to be great to get started, but you have to get started to be great”

Meet the Team

Putri Dwiandari, S,kom, CPS

Co-Founder

Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Sebuah kalimat dari salah satu hadist rasulullah saw yang sangat saya suka. Saya pun ingin memberikan manfaat kepada orang lain dengan berbagi ilmu, Berbekal Pengalaman di bidang broadcasting, MC & Presenter selama 12 tahun dan kecintaan saya di dunia public speaking, membuat saya terpanggil untuk membentuk suatu wadah belajar dimana didalamnya kita bisa saling memberikan inspirasi dan dampak yang positif melalui komunikasi yang baik dan benar dengan nilai sopan santun. Di setiap kelas I-AM-JAGO saya selalu berusaha menyampaikan materi dengan passionate, engage dan easy going karena saya ingin menciptakan suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan. Semoga kita bisa berjumpa di kelas-kelas I-AM-JAGO yaa πŸ™‚

Tengku Firli Anggina S.Ikom, CPS

Co-Founder

Memiliki orangtua yang berprofesi sebagai guru sekaligus praktisi komunikasi membuat minat dan bakat β€˜ngomong’ saya terasah sejak balita. Saya masih ingat job ngeMC pertama saya. Yakni, membawakan sebuah acara Kementerian dengan audiens dari dalam dan luar negeri, dimana saya harus dengan cepat menguasai product knowledge yang baru saya ketahui sehari sebelumnya serta mampu menyampaikannya dengan sempurna. Tentunya eksekusi tak seindah teori, bergelut dengan nervous dan minimnya ilmu namun bermodalkan nekad bisa dibayangkan kan gimana hasilnya? πŸ˜€

tapi alih-alih berhenti di sana, hampir seluruh usia produktif saya malah dihabiskan dalam bidang komunikasi. Mulai dari kuliah jurusan ilmu komunikasi, sampai profesi sebagai MC, presenter dan penyiar radio selama 13 tahun saya geluti. Saya jatuh hati dengan dunia ini, karena menyadari tak ada profesi yang tidak menggunakan komunikasi. Sehingga akhirnya lahirlah I-AM-JAGO yang bermula dari kecintaan kami terhadap ilmu ini serta kesadaran bahwa mempelajarinya adalah sebuah kebutuhan, bukan pilihan.

Mengutip perkataan Mr. Watzlawick: we cannot NOT communicate.

Jadi.. Yuk, kita belajar bareng disini πŸ™‚

Thya Said, S.T, CPS

Co-Founder

“Teman-teman mau viral dan banyak uang, tapi kerjaannya cuman nge-prank?”. Pertanyaan ini acapkali saya ajukan di kelas.

Materi dan ketenaran sungguh menjadi acuan pencapaian di era informatika, sehingga mampu menggeser norma, nilai budaya, dan penggunaan bahasa.

Berangkat dari kegusaran, serta berbekal dengan lebih-dari-satu-dekade ilmu komunikasi dan sejumput wawasan akan kehidupan, saya hadir di I-AM-JAGO untuk mengajak para Jagoan untuk memberi dampak positif melalui lisan (dan tulisan), bukan hanya sekadar mengikuti tren namun minim value.

Saya yang hanyalah butiran debu lemari, semoga bisa memberi secercah sinar bak butiran swarowski.

Ella Sya’diah, S,Sos

Tutor

Aku memiliki garis keturunan yang sangat jauh, yaitu Padang dan Betawi. Untungnya orang-orang yang bersama aku tidak merasa jauh, selalu dekat dan akrab karena aku seseorang yang mampu mencairkan suasana. Aku juga suka berbagi cerita, dan memerhatikan tiap gaya orang bercerita. Makanya aku tertarik banget sama dunia komunikasi.

Aku juga senang loh dikelilingi anak-anak, mungkin karena aku anak terakhir kali ya, jadi gak ngerasain punya adik deh hehehe…

Nah, karena aku suka dengan komunikasi dan dunia anak, menjadi tutor di I-AM-JAGO dan mengajarkan public speaking kepada anak-anak merupakan hal yang sangat menyenangkan.

Citta Nandini, S.I.Kom

Tutor

Suatu hari di bangku SMA, saya mendapatkan kado dari teman baik saya, kado itu adalah buku cerita untuk bayi dan anak-anak. Saya heran awalnya, kenapa buku ini? Namun justru dari situ saya baru tersadar, ternyata kesukaan saya kepada anak-anak segitu terlihatnya.

Meski SMA saya kurang direstui untuk masuk jurusan IPS, saya jadi belajar banyak akan nilai kegigihan selama di jurusan IPA. Sejak kuliah komunikasi, saya perlahan belajar untuk mengenal potensi dan kekuatan diri. Saat teman-teman lain mengambil tema skripsi di bidang marketing & komunikasi, saya malah mengangkat tema tentang komunikasi keluarga. Intinya sih tentang pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak usia dini melalui mendongeng. Iya, saya soalnya juga suka mendongeng.

Energi anak-anak yang meluap-luap, kepolosan, keberanian & kreativitas yang seakan tanpa batas membuat saya sangat menikmati berinteraksi dengan mereka. Sesungguhnya, meski saya mengajar komunikasi di I-AM-JAGO, saya juga banyak belajar dari teman-teman semua. Proses menanamkan semangat belajar, inisiatif dan menikmati proses belajar memang tidak mudah dan harus sedari dini agar tidak hanya dianggap kewajiban dan jadi beban. Itulah mengapa I-AM-JAGO hadir untuk membantu kamu semua.

Yuk kita sama-sama belajar dengan sukacita 😊

Our Partners

Valuable Clients